Selasa, 15 September 2015

12 Golongan di Padang Mahsyar

“12 GOLONGAN di PADANG MAHSYAR”
BARISAN PERTAMA
Digiring dari kubur dengan tidak bertangan dan berkaki. Keadaan mereka ini dijelaskan melalui satu seruan dari sisi Allah Yang Maha Pengasih "Mereka itu adalah orang-orang yang sewaktu hidupnya menyakiti hati tetangganya, maka demikianlah balasannya dan tempat kembali mereka
adalah neraka..."

BARISAN KEDUA
Digiring dari kubur berbentuk babi hutan. Datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih : "Mereka itu adalah orang yang sewaktu hidupnya meringan-ringankan sholat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KETIGA
Mereka berbentuk keledai, sedangkan perut mereka penuh dengan ular dan kala jengking."Mereka itu adalah orang yang enggan membayar zakat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KEEMPAT

Digiring dari kubur dengan keadaan darah seperti air pancuran keluar dari mulut mereka."Mereka itu adalah orang yang berdusta di dalam jual beli, maka inilah balasannya dan tempat mereka adalah neraka..."

BARISAN KELIMA
Digiring dari kubur dengan bau busuk dari bangkai. Ketika itu Allah SWT menurunkan angin sehingga bau busuk itu mengganggu ketenteraman di Padang Mahsyar."Mereka itu adalah orang yang menyembunyikan perlakuan durhaka takut diketahui oleh manusia tetapi tidak pula merasa takut kepada Allah SWT, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KEENAM

Digiring dari kubur dengan keadaan kepala mereka terputus dari badan. "Mereka adalah orang yang menjadi saksi palsu, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."



BARISAN KETUJUH

Digiring dari kubur tanpa mempunyai lidah tetapi dari mulut mereka mengalir keluar nanah dan darah."Mereka itu adalah orang yang enggan memberi kesaksian di atas kebenaran, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KEDELAPAN

Digiring dari kubur dalam keadaan terbalik dengan kepala ke bawah dan kaki ke atas. "Mereka adalah orang yang berbuat zina, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KESEMBILAN
Digiring dari kubur dengan berwajah hitam gelap dan bermata biru sementara dalam diri mereka penuh dengan api gemuruh. "Mereka itu adalah orang yang makan harta anak yatim dengan cara yang tidak sebenarnya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KESEPULUH
Digiring dari kubur mereka dalam keadaan tubuh mereka penuh dengan penyakit sopak dan kusta. "Mereka adalah orang yang durhaka kepada orang tuanya, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KESEBELAS

Digiring dari kubur mereka dengan berkeadaan buta mata-kepala, gigi mereka memanjang seperti tanduk lembu jantan, bibir mereka melebar sampai ke dada dan lidah mereka terjulur memanjang sampai ke perut mereka dan keluar beraneka kotoran."Mereka adalah orang yang minum arak, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah neraka..."

BARISAN KEDUA BELAS
Mereka digiring dari kubur dengan wajah yang bersinar-sinar laksana bulan purnama. Mereka melalui titian sirat seperti kilat. Maka, datanglah suara dari sisi Allah Yang Maha Pengasih memaklumkan: "Mereka adalah orang yang beramal saleh dan banyak berbuat baik. Mereka menjauhi perbuatan durhaka, mereka memelihara sholat lima waktu, ketika meninggal dunia keadaan mereka sudah bertaubat, maka inilah balasannya dan tempat kembali mereka adalah syurga, mendapat ampunan, kasih sayang dan keredhaan Allah Yang Maha Pengasih..."

Kamis, 03 September 2015

Struktur Teks Eksemplum “Cinderela Gadis Penyabar”

Struktur Teks
Kalimat dalam Teks
Orientasi
     Zaman dahulu kala, hiduplah seorang gadis muda bernama Cinderela. Ia tinggal bersama dengan ibu tiri serta dua orang saudari tirinya. Ia sangat cantik dan rajin. Ibu tiri dan dua saudara tiri Cinderela memiliki sifat  marah. Mereka memperlakukan Cinderela dengan tidak sopan dan buruk. Ibu tiri Cinderela suka memerintah Cinderela melakukan pekerjaan rumah yang berat, seperti menyikat lantai, membersihkan tempayan dan dandang, serta mempersiapkan masakan untuk keluarga. Sementara itu, dua saudara tiri Cinderela tidak melakukan apa-apa. Mereka hanya sibuk bersantai sepanjang hari.
Insiden
     Pada suatu hari Cinderela duduk termenung sambil menangis. Ia memikirkan dua hal yang sedang dihadapainya, yaitu menghadiri pesta kerajaan atau menunggu dan tetap tinggal di rumah seperti perintah ibu tirinya. Cinderela semakin sedih ketika melihat kedua saudara tirinya berangkat dengan memakai baju yang sangat bagus. Mereka berharap dapat menjadi wanita beruntung yang dapat diajak dansa oleh sang pangeran. Kedua saudara tiri Cinderela berangkat ke istana. Mereka meninggalkan Cinderela sendirian di rumah. Tanpa dapat dibendung, air mata Cinderela pun tumpah. Ia pun menangis sedih.
     “Mengapa engkau menangis, Cinderela?” sebuah suara lembut bertanya. Cinderela terkejut dan mendongakkan wajahnya yang semula tertunduk. Ia melihat sosok Ibu Peri berdiri di sampingnya. Dengan gugup ia berkata “Saya ingin ke pesta, tapi saya ditinggal sendiri di sini.” “Hmm”, guman Ibu Peri. “Meskipun kamu diberi pekerjaan yang berat oleh ibumu, kamu selalu melakukannya dengan gembira. Kamu juga tidak pernah mengeluh dan selalu lapang dada. Oleh karena itu, saya juga ingin melihat kamu bahagia dan dapat pergi ke pesta.”
     Dengan ajaib, Ibu Peri mengubah labu yang tumbuh di belakang rumah menjadi kereta. Ia juga mengubah beberapa tikus yang berlarian menjadi kuda penarik kereta beserta seorang sais kereta. Ibu Peri menepuk baju lusuh Cinderela dengan tangannya dan baju lusuh itu pun berubah menjadi gaun yang sangat indah. Ia juga memberi Cinderella sepatu kaca yang sangat cantik. “Sekarang saatnya kamu pergi, Cinderela. Namun, ingat, kamu harus pulang sebelum tengah malam atau kamu akan kembali seperti semula,” Kata Ibu Peri. Cinderela berangkat ke pesta dengan gembira.
     Malam itu benar-benar menjadi malam yang menakjubkan bagi Cinderela. Pangeran mengajaknya berdansa. Tiba-tiba, jam dinding di istana berdentang dua belas kali. Cinderela pun teringat pesan Ibu Peri dan segera berlari ke luar istana secepat yang ia mampu. Dalam ketergesa-gesaannya, salah satu sepatu kacanya tertinggal.
     Beberapa hari kemudian, pangeran kerajaan mengumumkan bahwa ia akan menikahi gadis yang kakinya cocok dengan ukuran sepatu kaca yang tertinggal. Kedua saudara tiri Cinderela mencoba sepatu tersebut, tapi tidak ada yang cocok. Meskipun ia berusaha dengan keras memaksakan kakinya masuk, tetap saja sepatu itu tidak muat. Ketika giliran Cinderela tiba, sepatu itu pas dengan kakinya. Akhirnya, Cinderela pun diboyong ke istana. Sang Pangeran merasa sangat bahagia melihat Cinderela lagi. Mereka kemudian menikah dan hidup bahagia.
Interpretasi
     Kesabaran dan ketabahan yang selama ini dilakukan Cinderela terhadap perbuatan ibu tiri dan kedua saudara tirinya memberi berkah kepadanya. Dengan bantuan Ibu peri, ia dapat datang ke pesta dan bertemu dengan putra mahkota yang akhirnya mempersuntingnya. Sekarang Cinderela dapat tersenyum berkat bantuan Ibu Peri yang baik. 

Selasa, 01 September 2015

Example Of Curriculum Vitae

CURRICULUM VITAE
A.    Personal Data
Name                          : Dwi Prasetyaningsih Maryadi
Place, Date of Birth    : Batam, February 07th, 1992
Gender                        : Female          
Religion                       : Moslem
Marital Status              : Single           
Address                       : Kavling Sambau Jl. Hang Lekiu block J No. 147
Height                         : 162 Cm
Weight                        : 40 Kg
Blood Type                 : B
Phone/Mobile              : 0856-6616-773
Email                           : dwieprasetya32@gmail.com

B.     Formal Education
1999 – 2005                : Elementary School 004 Nongsa
2005 – 2008                : Junior High School 8 Batam
2008 – 2011                : Vocational High School 2 Batam
2011 – 2014                : Accounting Department of Diponegoro University

C.     Work Experience
Jan 10 – May 10          : Account Payable Specialist at Palm Springs Golf & Beach Resort
June 14 – July 15        : Administration at PT Global Process System

Example Of Application Letter

Dwi Prasetyaningsih Maryadi
Jl. Hang Lekiu block J No. 147, Nongsa
Batam, 29432

August 26th, 2015

PT SHIMANO BATAM
Jl. Gaharu LOT 235/236/237
Muka Kuning, Batam – Indonesia

Dear, Sir/Madam

I’m writing to you in response to your advertisement for a Quality System, which appeared in the Batam Pos on Wednesday, August 19th. As you can see from my resume, my experience and qualifications match this position requirements.

I have graduated from Diponegoro University in Accounting Department. I have experience on the job training at Palm Springs Golf & Beach Resort as an Accounts Payable Specialist and 1 year work as an administration at PT Global Process System. To my responsibility as an Administration, I also manage about wages and sallaries of employee and payroll tax. I’m be able to speak english and have some skills as an Accounting Department like operate Myob, Spreadsheet and computer knowledge such as Microsoft Word, Excel, Power Point. I’m interested to be Administration (Quality System) in your company.

Thank you for your time and consideration. I look forward to the opportunity for an interview. I can be reached via telephone number 0856-6616-773 or by email at dwieprasetya32@gmail.com
Your faithfully,



Dwi Prasetya

Selasa, 28 Juli 2015

Lagu Mars SMKN 2 Batam, Kepulauan Riau

Matahari terbit, hangat menyinari
Mengiringi semangat kami penuh percaya diri
Ditempah menjadi disiplin
Kompetensi menjadi ukuran
Kami siap bekerja didunia usaha
Dan siap mandiri
Demi masa depan, cerah dan gemilang
SMK 2 Batam BISA!
SMK 2 JAYA!
Bersama kita BISA!
Menggapai kesuksesan
Generasi penuh semangat membara
Berakhlak mulia


Karya : Ibu Herlina Dwi Kurnia

Rabu, 01 Juli 2015

Yuk Move On

Jadi, saya sudah berdiri lagi disini. Aku sudah siap untuk jatuh cinta kembali. Untuk berbahagia lagi. Sudah juga menghapusmu dari hatiku. Memang tidak menghapus kenangannya. Hanya membersihkan ruangannya untuk nantinya bisa ditempati orang yang lebih baik lagi. Yang lebih tepat untukku menurut Tuhan, bukan yang tepat menurutku sendiri. Karena kalau dihatiku masih ada kamu. Kasihan orang lain yang lebih mencintaiku dan berusaha masuk kehatiku.

Jadi sebenarnya, kehilanganmu tidak apa. Aku akan sakit sementara. Tetapi, selama aku tidak pernah kehilangan hati dan pikiranku sendiri, aku rasa aku akan baik-baik saja. Karena sebelum ada kamu pun aku pernah berbahagia. Jadi, kebahagiaanku sudah pasti bukan tergantung pada kamu.


Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih. Terima kasih telah membuat tertawa kemudian menangis. Terima kasih telah memberi kenangan kemudian membuangnya. Terima kasih telah membuat perhatian kemudian mengabaikan. Terima kasih telah pernah datang kemudian menghilang. Terima kasih telah mendekat kemudian menjauh. Terima kasih telah menyentuh hidup saya kemudian merusaknya. Saya tau yang ingin anda lakukan hanyalah untuk membentuk saya supaya menjadi lebih baik dan kuat. Terima kasih.

Rasa kehilangan itu wajar. Tapi percaya deh, semuanya akan baik-baik aja. Suatu hari lo akan bangun  dan enggak merasakan apa-apa. Semua beban dari masa lalu lo, rasa sedih ini, puff! Hilang begitu saja. Dan saat itu, lo akan lebih ikhlas menjalani semuanya, karena lo udah menerima bahwa kenyataan enggak bisa diubah.

“Dia udah jadi masa lalu. Enggak usah diinget-inget lagi, enggak bakal ada abisnya..”
“Buka hati buat yang baru, jalanin lagi cerita indah lo. Jangan sampai terjebak sama yang udah lewat, nanti yang lebih baik susah masuknya.”

Dear kamu.. Tolong bantu aku:')

Terhitung sejak hari itu, aku tak lagi memperjuangkanmu. Aku melepasmu demi kebahagiaan yang kamu mau. Aku sakit, aku capek dan aku lelah dengan permainan yang tak kunjung usai ini. Dan yang telah kita permainkan itu adalah sebuah hubungan, sebuah hubungan antara aku-kamu dan kamu-dia. Berkali kali udah kita akhiri ini, tapi kamu selalu datang lagi untuk menghancurkan semuanya. Kamu datang dan pergi sesukamu. Aku capek mesti move on-hancur, mulai lagi dari nol. Gitu aja terus sampe Nobita masuk SMP.

Tolong bantu aku. Konsisten sama kesepakatan kita. Aku butuh support dari kamu sendiri untuk ngelupain dan ngelepasin kamu. Aku emang sayang banget sama kamu. Tapi tolong ga begini juga kamu nyakitin aku.

Kenapa susah banget buang kamu dari pikiran aku? Kenapa kenangan bahkan bayangan kamu selalu datang? Bahkan kamu hadir dimimpiku. Segitu jahatnya kamu? Aku pengen bahagia. Walau itu ga sama kamu! Aku pengen dicintai dan disayangi sepenuh hati. Bukan setengah setengah.